Sunday, 27 December 2015

Susu untuk ibu hamil

Susu untuk ibu hamil - yang telah banyak beredar di pasaran sebenarnya  tidak berbeda jauh dengan susu biasa pada umumnya. Hanya saja, susu untuk ibu hamil memang diberi tambahan zat gizi seperti kalsium, asam folat dan beragam zat gizi lainnya serta rendah lemak dan diperbanyak kandungan mineral dan vitaminnya. Sedari awal kiranya juga disadari bahwa mengkonsumsi susu ibu hamil hanya merupakan tambahan sebagai peengkap gizi bagi ibu hamil dan bayi dalam kandungannya.
Sebenarnya susu untuk ibu hamil juga tidak begitu diperlukan selama ibu hamil dapat menjaga pola makannya. 

Menurut rekomendasi dari lembaga National Research Council, Amerika Serikat, pada ibu hamil disarankan untuk mengonsumsi kalori sejumlah 2500 kalori tidak jauh berbeda dibandingkan perempuan yang tidak hamilhanya selisih 300 kalori lebih banyak, yang menjadi masalah yaituketikaseorang ibu dalam masa kehamilannya (terutama saat hamil muda), kualitas dan kuantitas dari makanan yang dikonsumsi terkadang tidak terpenuhi secara cukup. Karena itulah banyak ibu hamil yang memilih untuk mengonsumsi suplemen tambahan zat gizi. Dan salah satunya yaitu susu untuk ibu hamil.
Banyak sekali susu untuk ibu hamil yang beredar di pasaran, yang masing-masing produk menawarkan keunggulan yang tidak dimiliki produk lainnya. Sebagai calon ibu yang baik dan memperhatikan benar tumbuh kembang janin dalam kandungan tentunya ibu harus teliti dan berhati-hati dalam memilih produk susu kehamilan yang cocok untuk ibu dan calon buah hati. Mengkonsumsi susu selama masa kehamilan bermanfaat sebagai tambahan nutrisi bagi janin dan juga calon ibu.
Ketika ibu hamil mengalami masalah kesulitan makan atau tidak nafsu untuk makan disebabkan gejala-gejala kehamilan seperti merasa mual dan ingin muntah, maka susu khusus ibu hamil dapat menjadi solusi. Dengan tambahan zat gizi yang terkandung di dalam susu kehamilan akan dapat membantu mencukupi kebutuhan gizi bagi tubuh ibu dan juga janin dalam kandungan ibu. Jika ibu masih ragu-ragu dan masih merasa bingung dalam memilih susu untuk ibu hamil yang bagus, maka beberapa hal berikut ini sebaiknya ibu perhatikan ketika memilih susu yang terbaik untuk menjaga kesehatan ibu dan juga janin anda.
Yang pertama dan utama harus diperhatikan dalam memilih susu ibu hamil yaitu  kandungan nutrisinya. Secara umum komposisi yang ditawarkan semua produk susu ibu hamil adalah hampir sama. Sebelum membeli susu untuk ibu hamil perhatikanlah kandungan nutrisi utamanya, seperti: Kalsium, zat besi, dan beberapa mineral lain (magnesium, fosfor, yodium, selenium), serta vitamin di dalamnya (vitamin A, B, C kompleks,vitamin D3, vitamin E dan  asam folat),. Susu merupakan tambahan nutrisi bagi ibu sehingga susu untuk ibu hamil yang baik adalah susu yang juga mengandung asam folat, protein, DHA dan juga AA.
Tentu saja semua kandungan nutrisi dalam susu tersebut sifatnya hanya sebagai tambahan saja. Sedangkan ibu hamil masih tetap harus mengkonsumsi makanan sehat yang lengkap dan seimbang juga mengandung kandungan gizi yang tinggi. Jangan sampai ibu hamil justru menganggap bahwa cukup dengan minum susu untuk ibu hamil semua kandungan nutrisi yang anda butuhkan ibu hamil selama kehamilan sudah terpenuhi. Anda tetap harus mengetahui sumber dan jenis makanan yang terbaik untuk  dikonsumsi ibu hamil.
Zat penting yang juga dibutuhkan oleh ibu hamil adalah asam folat, AA (asamlinoleat) dan DHA (docosahexaenoic acid). Susu untuk ibu hamil telah dilengkapi dengan kandungan asam folat yang akan membantu perkembangan janin sewaktu pembentukan organ tubuh, pertumbuhan jaringan otak, dan mencegah janin cacat. Ketiga zat gizi ini sebenanya juga dapat diperoleh dari makanan kita sehari-hari.
Namun, dengan meminum susu kehamilan akan  memastikan asupan zat tersebut cukup setiap harinya. Asam folat, AA dan DHA terdapat dalam susu khusus ibu hamil yang berbeda dengan susu biasa, karena telah diberi tambahan nutrisi. Biasanya, di dalam susu kehamilan juga ditambahkan kalsium, vitamin C, vitamin B6, B1, yodium, dan telah dikurangi kadar lemak serta kolesterolnya.
Akan tetapi bila ibu tidak mengonsumsi susu ibu hamil. Sebagai gantinya dapat mengkonsumsi susu segar atau susu pasteurisasi. Bila kehamilan menyebabkan Anda tidak doyan susu, Anda bisa mencoba produk turunannya, seperti keju atau yogurt.Kebutuhan untuk meminum susu ibu hamil memang sangat disarankan, namun tetap tidak  cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi pada ibu hamil dan janin dalam kandungannya.
Jika ibu hamil mempunyai alergi terhadap beberapa bahan misalnya lemak susu sapi, ibu hamil juga bisa menggantinya dengan susu kedelai. Susu kedelai juga sangat baik untuk ibu hamil karena kandungan nutrisinya yang sangat tinggi nutrisinya. Namun sebaiknya ibu hamil tetap harus berkonsultasi dengan dokter ahli  untuk menghindari efek negatif yang dapat ibu  rasakan.
Yang kedua yaitu memperhatikan kebutuhan tiap trimesternya. Ketika ibu mulai mengkonsumsi susu untuk ibu hamil sebaiknya memperhatikan kandungan nutrisi yang diperlukan di setiap trimester kehamilan anda. Setiap trimester akan membutuhkan kebutuhan yang berbeda-beda.
Sebaiknya mengonsumsi susu kehamilan dilakukan pada trimester pertama. Karena pada trimester ini janin mengalami perkembangan yang sangat pesat. Pada trimester pertama ini, kandungan nutrisi yang dikonsumsi oleh ibu akan banyak diserap janin dan memengaruhi pertumbuhannya. Namun jika ibu hamil dapat memenuhi kebutuhan vitamin, mineral dan nutrisi penting lainnya hanya dari makanannya, maka tambahan zat gizi seperti susu tidak dibutuhkan.
Calon ibu tentu saja harus tahu perkembangan apa saja yang akan dialami oleh bayi dalam kandungan ibu. Oleh sebab itu anda harus memperhatikan kandungan susu yang akan mendukung proses tumbuh kembang janin anda dalam kandungan. Susu untuk ibu hamil pada trimester yang pertama yang terpenting haruslah susu dengan kandungan vitamin B6 karena zat ini dapat meringankan morning sickness yang memang selalu terjadi pada ibu yang sedang hamil.
Ibu juga harus memilih susu dengan kandungan DHA dan juga asam folat untuk kehamilan di awal-awal bulan. Ini akan memberikan dukungan dalam pertumbuhan saraf dan otak. Untuk trimester kedua dan ketiga sebaiknya anda mengonsumsi susu dengan zat besi yang tinggi. Kandungan zat besi dapat menghindarkan ibu hamil dari kelahiran bayi secara premature. Kalsium juga sangat penting untuk pertumbuhan tulang dan gigi janin anda. Selain itu kalsium yang cukup akan menghindarkan anda dari osteoporosis.
Selain kandungan zat-zat di atas, susu kehamilan yang baik juga mengandung zat gizi lainnya yang akan mendukung perkembangan dan pertumbuhan janin. Susu untuk ibu hamil memiliki baragam kandungan yang tentunya sangat baik untuk kesehatan ibu yang sedang mengalami masa kandungan, maupun untuk janin yang berada di kandungannya. Berikut ini merupakan zat gizi yang juga dibutuhkan:
1.      Protein
Susu untuk ibu hamil memiliki kandungan protein dimana protein tersebut dapat digunakan sebagai pembentuk jaringan tubuh pada sang janin seperti otot otot dan menjaga kesehatan tulang sang ibu hamil maupun janin serta menjaga kesehatan kulit. Kandungan protein yang terdapat di dalam susu kehamilan juga tidak hanya sebagai pembentuk jaringan tubuh, melainkan juga dapat digunakan dalam proses pembentukan darah dan juga cairan air ketuban. Selain itu, juga dapat sebagai imunitas untuk ibu hamil dan juga janin. Jika ibu hamil tidak meminum susu khusus ibu hamil, maka ibu harus mendapatkan nutrisi susu dari makanan lain. Protein susu memang bisa diganti dengan protein hewani lainnya atau protein nabati yang jumlahnya ditambahkan dari porsi sebelum hamil, juga harus lebih dari satu jenis. Misalnya, tempe dan tahu ditambahkan sayuran atau kacang-kacangan dan biji-bijan.
2.      Kalsium
Dengan kandungan kalsium yang di dalam susu khusus ibu hamil maka dapat membantu proses pembentukan gigi dan tulang tulang pada bayi ketika janin telah terlahir. Tidak hanya itu, namun kalsium juga sangat baik untuk kesehatan dan kelancaran ASI ketika janin telah lahir sehingga seorang ibu dapat memberikan ASI terbaiknya kelak.
3.      Vitamin D
Susu kehamilan juga memiliki kandungan vitamin D yang mana vitamin tersebut baik untuk pembentukan tulang dan beberapa jaringan sel sel pada bayi. Vitamin D dapat di dapatkan dengan mengkonsumsi susu untuk ibu hamil.
Untuk menemukan susu yang baik untuk ibu hamil tentunya anda harus benar benar memperhatikan kualitasnya, susu yang baik untuk ibu hamil tentunya akan sangat bermanfaat untuk kesehatan, dan setiap orang tentunya menginginkan calon buah hatinya dapat tumbuh dengan sehat dan tumbuh cerdas.
Meminum susu bagi ibu hamil tidak dapat menjamin asupan zat-zat gizi penting yang diperlukan akan terpenuhi dengan baik terutama untuk perkembangan janin, meminum susu khusus ibu hamil, sebaiknya tetap diimbangi dengan asupan gizi melalui makananyang terdiri dari komposisi menu yang bervariasi dan seimbang. Satu hal yang perlu diperhatikan, mengonsumsi susu bukan suatu keharusan. Susu hanya berfungsi sebagai pelengkap. Jika Anda enggan minum susu, konsultasi dengan dokter kandungan untuk mengetahui sumber-sumber nutrisi lain selain dari susu.
Susu menjadi pelengkap nutrisi ibu hamil karena kandung nutrisinya yang kaya. Meskipun tidak wajib, tetapi calon ibu tetap dianjurkan untuk meminum susu. Terutama, karena ibu harus memenuhi kebutuhan kalsium ekstra demi pertumbuhan tulang dan otak janin dan kesejahteraan dirinya.
Sudah menjadi tugas suami dan orang-orang disekitar ibu hamil untuk mendukung kelengkapan gizi selama menjalani masa kehamilan. Paling tidak suami harus bisa memberi pemahaman mengenai tanggung jawab sebagai suami sehingga ibu cukup berfokus pada kesehatannya dan proses kelahiran sang buah hati kelak.
Bukankah dari balita-balita yang sehat dan kuat nantinya di masa yang akan datang akan muncul sebuah generasi yang cerdas dan unggul. Karena itu, semua kebutuhan nutrisi buah hati sebisa mungkin harus lengkap dan seimbang, termasuk jika ibu hamil membutuhkan tambahan zat gizi melalui susu untuk ibu hamil.


No comments:

Post a Comment